Amaq Misnalim Menyayangkan Laporannya Terkait Masalah Penggeregahan Belum di Tindak Lanjuti Pihak Polres Lombok Timur

Amaq Misnalim Menyayangkan Laporannya Terkait Masalah Penggeregahan Belum di Tindak Lanjuti Pihak Polres Lombok Timur

Spread the love

Lombok Timur – Sesuai dari Pengakuan Terlapor Yaitu Amaq Nawirih membenarkan surat jual beli yang di tandatangani di Kantor Desa Sembalun Bumbung Pada Hari Kamis 28/12/2017 dan di perkuat oleh putusan:
Pengadilan Negeri Selong memberi putusan, dengan putusan pengadilan No.131/Pdt.G/2018/PN.SELONG, PT Pengadilan Tinggi Mataram Telah Memberikan Putusan Dengan Nomor. 80/PDT/2019/PT MTR dan Putusan MA (Mahkamah Agung) juga telah memberikan Putusan Dengan Nomor: 116K/Pdt/2020

Dengan Berita Acara Pelaksanaan Eksekusi Pengosongan Nomor: 131/BA.EKS/Pdt. G/2018/PN Selong Pada Hari Kamis tanggal 28 Oktober 2021, JOHANA C LEKBILA, S.IP, SH, jurusita Pada pengadilan negeri Selong bertempat di jalan Soepomo No.1 Kota Selong- Kabupaten Lombok Timur atas perintah ketua Pengadilan Negeri Selong dan ditunjuk oleh Panitera Pengadilan Negeri Selong dengan disertakan oleh dua orang saksi yang masing-masing bernama

Sukirman, bertempat tinggal di jalan Prof. Soepomo No.1 Selong.Kab.lombok Timur, Masujud bertempat tinggal di jalan.Prof. Soepomo No.1 Selong Kabupaten Lombok Timur, Kedua adalah Aparatur Sipil Negara pengadilan Negeri Selong dibantu pula oleh Petugas- petugas dari Polsek Sembalun Sebanyak empat personil, dipimpin langsung oleh Lalu Panca Warsa,SH yaitu, Kapolsek Sembalun Turut juga membantu keamanan pada waktu itu., Moh.Roliwahyudi, SPd selaku sekdes sembalun bumbung

Berdasarkan Kesepakatan sesuai dengan berita Acara yang sudah dibacakan oleh jurusita pengadilan Negeri Selong di tengah lahan bahwa terhitung sejak tanggal 16 Desember 2021 termohon eksekusi II Amaq NAWIRIH tidak diperbolehkan memasuki dan beraktivitas di atas tanah sawah tersebut tanpa seijin dari pemohon

Dan Amaq Nawirih masih berani memasuki lahan yang sudah di ukur berdasarkan dari hasil pengukuran Amaq Nawirih bersama setap Pemerintahan Jusman (Amaq Ririn) tanpa diketahui oleh pemilik tanah sendiri.

Sementara dari pihak terlapor yaitu amak misnalim sangat – sangat berharap kepada penegak hukum agar laporan penggeregahan yang sudah satu bulan di laporkan untuk segera di tindak lanjuti sesuai dengan Hukum yang berlaku,sampai saat ini masih belum ada tindakan dari pihak penegak hukum terhadap terlapor,”Ujarnya.

Tinggalkan Balasan

All Rights Reserved 2023.
Proudly powered by WordPress | Theme: Refined News by Candid Themes.
error: Content is protected !!