ASKAB PSSI Tulungagung Gelar Pelatihan Penggunaan SISTEM APLIKASI SIAP UNTUK 56 KLUB.

ASKAB PSSI Tulungagung Gelar Pelatihan Penggunaan SISTEM APLIKASI SIAP UNTUK 56 KLUB.

 Tulungagung – Upaya berbenah dari ASKAB PSSI Tulungagung terus diupayakan, seperti saat ini jumat, (04/11/22).bertempat di Hall lantai dua BROND WATER PARK, Sobontoro, Boyolangu, Tulungagung, digelar workshop sistem aplikasi informasi dan administrasi PSSI ( SIAP). Dalam kesempatan ini dihadiri oleh ketua Askab pssi Tulungagung sekaligus membuka acara, juga exco media Imam mahfudin, sebagi ketua penyelenggara dalam sambutannya, Imam mahfudin menjelaskan bahwa Aplikasi dalam era saat ini amat diperlukan guna ketransparansian sekaligus menghindari kerancuan akuisisi pemain ditingkat kompetisi lokal, dan lebih luas lagi dari sisi apapun pemanfaatan aplikasi bisa mempermudah bagian kompetisi di lingkungan ASKAB,

” Aplikasi siap ini adalah tuntutan, dan ini adalah solusi yang selama ini kita melihat secara konvensional dalam hal akuisisi pemain, jadi setelah kita memiliki dan bisa memanfaatkan aplikasi SIAP ini, akan lebih mudah mengetahui kedudukan, pemain, wasit, dari segala level” paparnya.

Dikesempatan yang sama sumarji mewakili Ahmad Baharudin sebagai salah satu tokoh ASKAB, mengatakan hal yang sama, yaitu begitu pentingnya Sistem Aplikasi informasi administrasi PSSI ini, sebab dalam bulan ini akan digelar kompetisi/festival U 11,jadi identitas pemain akan segera terdeteksi sejak usia dini,
” Dalam waktu dekat dilingkungan Askab pssi akan digelar festival U11.jadi Aplikasi siap ini akan mudah digunakan untuk melacak keberadaannya pemain sejak dini” jelasnya.

Pelatih sekaligus mentor penggunaan aplikasi SIAP ini adalah orang resmi dari Asprop Jatim, yang membidangi sekaligus memegang posisi ini sejak tahun 2014.yaitu Arif Syaifudin, dalam penjelasannya arif mengatakan Banyak sekali fiture dalam aplikasi ini, tentang perwasitan, tranfer pemain, klasemen, dan masih banyak lagi yang bisa diakses dari sistem ini,
” Dalam kesempatan ini di Tulungagung adalah kota yang kesekian kalinya saya memberikan pelatihan kepada pengurus tim ditingkat lokal di jawa timur ,sebab keruwetan dalam kompetisi lokal secara umum terjadi ketika para pengurus klub rebutan dalam memilih pemain, setelah ada kegiatan pelatihan ini,data base pemain jelas by name, by adress, Jadi asal klub dan kedudukannya jelas”,paparnya kepada jangkarpena news.

Ahmad Baharudin juga berharap besar dengan dikuasainya penggunaan Aplikasi SIAP ini 56 klub Askab akan lebih maju dan bersaing secara sehat.
” Saya sebagai ketua Askab Tulungagung, semoga 56 klub yang ikut pelatihan ini semakin memiliki orientasi maju, untuk sepakbola Tulungagung “,Tungkasnya. (Hur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!