Gali Potensi Wisata Magetan, Bupati Hadirkan Salahuddin Uno

Gali Potensi Wisata Magetan, Bupati Hadirkan Salahuddin Uno

Spread the love

Magetan,Jangkarpena.com  – Potensi wisata Magetan tidak perlu diragukan lagi. Meski luas wilayah kecil, namun mempunyai potensi wisata yang luar biasa. Karena itu pariwisata, menjadi andalan untuk meningkatkan pendapatan daerah. Untuk memaksimalkan serta mempromosi potensi wisata di Magetan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama Pemerintah Kabupaten Magetan menyelenggarakan Bilas (Bincang Langsung) Bupati Magetan bersama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno secara Zoom dengan tema “Pariwisatane Maju Ekonomine Mlaku”, di Pendopo Surya Graha Magetan, Kamis (01/07).

Bupati Magetan Dr. Suprawoto, menjelaskan, di tengah pandemi ini kita tidak akan mungkin menutup perekonomian masyarakat. Ekonomi dan kesehatan itu harus berjalan seiring di tengah pandemi yang belum juga berakhir. Pariwisata diposisikan sebagai kuda penarik agar sektor lain bisa bergerak. “Sektor pariwisata ini bisa menjadi stimulan kebangkitan ekonomi disaat pandemi, tetapi juga memperhatikan kesehatan” ujar Bupati.

Berbagai potensi wisata yang ada perlu dimaksimalkan. Mulai dari sektor agro wisata di Magetan terkenal dengan kebun bunga Refugia, Kampung Susu Lawu dan Green Garden. Saat ini terdapat 37 desa wisata di Magetan, banyak diantaranya yang sudah berkembang seperti Desa Genilangit, Dusun Wonomulyo, Desa wisata Jabung juga Desa Sumberdodol. Ada wisata religi juga seperti di makam Madu Retno dan Ronggo Galih, pondok pesantren Al-Fatah Temboro, serta situs sendang kamal. Disamping itu berkembangnya sektor ekonomi kreatif seperti batik ciprat, batik pring sedapur serta kerajinan gamelan menjadi pendukung pariwisata Magetan.

Potensi wisata Magetan sangat terbuka untuk dikembangkan didukung oleh akses transportasi yang lengkap seperti tersedianya stasiun kereta api, rencana dibukannya exit tol semakin mempercepat pengembangan pariwisata di Magetan. Untuk itu Bupati Magetan berharap agar berbagai tempat wisata di Kabupaten Magetan menjadi lokasi wisata prioritas yang mampu mendorong perkembangan ekonomi Jawa Timur bagian barat.

Dalam kesempatan yang sama Menparekraf Dr. Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan, bahwa dalam era baru pariwisata tidak tersentralisasi untuk itu sektor pariwisata harus bisa meningkatkan kwalitas dan pemasarannya. Di sektor ekonomi kreatif, batik khas Magetan dapat dimasukkan dalam lingkup Program “Bangga Buatan Indonesia” untuk menambah terciptanya rasa aman dan nyaman saat berwisata di Indonesia. Sandy demikian akrab dipanggil berharap ke depan Magetan dapat menyapu bersih penghargaan di sektor wisata yang di berikan oleh Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (TriM)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!