Istirokah Mantan TKW Asal Gontor Ponorogo Tekuni Shibori seni Pewarnaan Kain Asal Jepang

Istirokah Mantan TKW Asal Gontor Ponorogo Tekuni Shibori seni Pewarnaan Kain Asal Jepang

Istirokah Mantan TKW Asal Gontor Ponorogo Tekuni Shibori seni Pewarnaan Kain Asal Jepang

Ponorogo conexnews.id – Bagi orang-orang yang tahu tentang fashion sudah pasti tidak asing dengan istilah shibori, namun masih banyak orang yang belum mengetahui arti Shibori

Shibori adalah sebuah teknik pewarnaan kain yang memanfaatkan ikatan dan celupan untuk menentukan motif pada kain yang populer di Jepang dan telah digunakan sejak zaman kekaisaran Jepang beberapa ratus tahun yang lalu, motif yang dihasilkan dari teknik shibori seringkali disamakan dengan tie dye, namun satu hal yang menjadi persamaan antara keduanya adalah pada teknik pencelupan. Beda dengan cara teknik batik yang mengunakan Lilin atau malam panas.

Untuk menghasilkan shibori diperlukan beberapa teknik yang perlu dipelajari yaitu melipat, melilit, mengikat dan menjahit, selain mempelajari teknik-teknik yang disebutkan tadi hal yang perlu dipahami adalah tentang bagian ‘dilindungi’ yang artinya adalah bagaimana membuat suatu bagian kain agar tidak terkena resapan warna dengan cara menggunakan teknik-teknik yang sudah disebutkan sebelumnya.

Salah satu hal yang membedakan shibori dengan tie-dye adalah pada penggunaan warna bila kita mengenal tie-dye selalu identik dengan warna-warna yang cerah, sebaliknya shibori justru hanya menggunakan satu warna yaitu warna biru dan warna ini didapatkan dari tanaman indigo namun kamu juga bisa mendapatkan warna ini dari bahan sintetis seperti dari wantek pewarna tekstil yang banyak dijual di pasaran.

Istirokah ibu dua anak asal Gontor Ponorogo ini, menekuni seni pewarnaan Shibori ini,di samping juga menekuni batik tradisional asli Indonesia. di rumah dia mengerjakan pembatikan dan juga sebagai galeri pribadi dia untuk showroom pameran karyanya .

Rokah panggilan akrab nya, sering diundang sebagai trainer cara membuat seni Shibori, dari ibu ibu PKK desa sampai dengan karang taruna disekitar wilayah Ponorogo.
Selepas pulang dari luar negeri,untuk mencari bidang usaha Rokah merasa kesulitan mencari peluang dan ahkirnya dipilih untuk menekuni Shibori sebagai oleh oleh dari luar negeri.

Menurut Rokah teknik Shibori tidak susah karena intinya adalah teknik melipat dan mencelupkan media kain ke pewarna tekstil,kunci dari Shibori adalah ikatan kain pada waktu mencelupkan . Biasanya motif yang di dapat motif bunga bunga,dan motif abstrak. Pungkas Rokah (Eko )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!