Kemenparekraf: Desa Wisata Perkuat DSP Labuan Bajo

Kemenparekraf: Desa Wisata Perkuat DSP Labuan Bajo

Spread the love

Labuan Bajo, Jangkarpena.com  – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan banyak sekali potensi wisata di Labuan Bajo Manggarai Barat yang bisa dieksplorasi, apalagi dengan adanya percepatan pembangunan destinasi super prioritas.

”Salah satu potensi yang saya temukan adalah desa wisata di Pulau Rinca bernama Desa Pasir Panjang, saya melihat langsung daya tarik yang dimiliki seperti produk ekonomi kreatif berupa ukiran komodo dan juga hasil ikan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno saat mengunjungi Pulau Rinca, Jumat (8/1/2021).

Desa Pasir Panjang di Pulau Rinca merupakan salah satu dari 200 lebih desa wisata yang disiapkan untuk melengkapi Labuan Bajo sebagai salah satu dari lima destinasi super prioritas.

Saat tiba di Kampung Rinca Menparekraf disambut secara adat dan menyaksikan penampilan tarian animal pop Komodo yang menjadi ikon desa dalam mendukung potensi desa wisata ini.

“Anak muda di Desa Pasir Panjang juga aktif berkomunitas dalam mengkolaborasikan ciri khas budaya lokal dengan tarian kekinian. Salah satunya Animal Pop Komodo, komunitas yang sebelumnya menjadi bagian dari program AKSILARASI Kemenparekraf,” ucap Sandiaga Uno

Program pendampingan penciptaan produk kreatif di destinasi super prioritas adalah yang menghubungkan pusat dengan daerah, pemerintah dengan masyarakat dan pihak-pihak terkait untuk bersama-sama menciptakan ekonomi kreatif berkelanjutan.

Menparekraf berharap bahwa seluruh spot wisata di Indonesia harus melibatkan masyarakatnya.

“Di desa ini kita melihat bagaimana masyarakatnya ikut andil dalam mempertunjukkan seni budayanya, serta keterampilannya dalam membuat pernak-pernik untuk ditawarkan kepada wisatawan,” ungkapnya.

Menteri Sandiaga Uno menjelaskan berdasarkan laporan dari Kades Pasir Panjang H. Mudhar bahwa masih ada beberapa hambatan yang harus dituntaskan seperti ketersediaan air bersih, jaring dan ketinting, mesin diesel, dan infrastuktur jalan menuju Gua Kalong.

“Ini yang akan kami segera selesaikan guna mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi masyarakat sekitar serta membuka peluang lapangan kerja,” ucap Menparekraf Sandiaga Uno.

Menparekraf memastikan pengembangan desa wisata di Labuan Bajo berjalan dengan baik sehingga dapat memperkuat daya tarik Labuan Bajo sebagai salah satu dari 5 destinasi super prioritas

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sendiri akan mengembangkan 244 desa wisata di seluruh Indonesia, termasuk beberapa yang terletak di Labuan Bajo.

Pengembangan produk wisata dengan memaksimalkan kekuatan budaya serta konten lokal yang otentik menjadi salah satu strategi yang penting untuk dijalankan

Leave a Reply

error: Content is protected !!