Ketua PCNU Trenggalek Gus Yusuf Bicara Tentang Seputar Pro dan Kontra Kehadiran Tambang Di Trenggalek

Ketua PCNU Trenggalek Gus Yusuf Bicara Tentang Seputar Pro dan Kontra Kehadiran Tambang Di Trenggalek

Spread the love

Trenggalek, jangkarpena.com 
PCNU Trenggalek angkat suara terkait pro dan kontra tambang di Trenggalek, Jawa Timur. Hal tersebut disampaikan buntut penolakan tambang di Trenggalek, beberapa waktu lalu sekelompok warga melakukan aksi secara langsung dimana PCNU Trenggalek merasa dirugikan dengan pemberitaan yang seakan-akan mendukung penolakan tambang. selasa (29/08/23)

Gus Yusuf Ketua PCNU Trenggalek mengatakan bahwa, kami tidak ikut-ikut perihal pro-kontra polemik tersebut,dan sama sekali tidak berada posisi memihak pendukung maupun penolak tambang.

NU tidak berposisi pada pihak-pihak itu, NU hadir sebagai pengayom semua lapisan. Sebab realitas di masyarakat pro-kontra semua kebanyakan juga warga NU.

Pihaknya mempersilakan warga NU yang juga sebagai warga berbangsa bernegara untuk menyampaikan aspirasi maupun pilihan keputusan pandangan-pandangan sesuai koridor hukum.

NU memberi saran ketika memperjuangkan prinsip, memperjuangkan pendirian, untuk diperjuangkan dengan cara yang baik.

Kiai Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatulloh Pule Trenggalek memberikan jalan tengah dan imbauan, supaya masyarakat tidak mudah terpancing sehingga menimbulkan kegaduhan. Suasana yang kondusif harus tetap dijaga, serta tidak membawa atribut-atribut kemasyarakatan yang sebagai pengayom ke semua lapisan.

“Saya menyarankan jika memang memperjuangkan hak, sepatutnya memperjuangkan atas nama pribadi yaitu sebagai warga. Jangan malah mengatasnamakan sebuah institusi. Sebab itu berfungsi sebagai pengayom pengayom semua lapisan,” jelasnya.

Gus Yusuf tidak melarang bagi yang memiliki keputusan silakan disampaikan, sebab itu hak masyarakat. Namun, jangan kemudian melakukan upaya-upaya yang kemudian membentur-benturkan pihak antara satu dengan yang lain.

“Sekali lagi, NU tidak berada di pihak tetapi diantara pihak. Sehingga NU hadir mengayomi semua lapisan dan menjaga kerukunan menjaga keragaman,”terangnya

Perlu diketahui, dikutip dari laman resmi perusahaan, izin tambang Area izin eksplorasi PT Sumber Mineral Nusantara memiliki luas sebesar 12.841 hektare.

Sementara di dalam area sebesar 12.841 hektare ini, perusahaan memiliki beberapa prospek utama yaitu Sumber Bening, Sentul Buluroto, Jerambah, dalangturu, Singgahan dsb. Kelima prospek ini merupakan prospek emas epithermal dan porphyry.

Senada dgn Gus Yusuf, Gus Azka Rosyidi, salah satu Kyai Muda Trenggalek juga menambahkan. NU sebagai Organisasi Sosial Keagamaan punya tugas menjaga stabilitas dan kerukunan antar masyarakat.

Masalah PT SMN (Tambang Emas) masih terjadi pro dan kontra kaitan dampak Maslahah dan Mafsadah,, NU perlu melakukan kajian dan Analisa terlebih dahulu sebelum bersikap. Jadi kita jangan terprovokasi, apalagi menjadi bagian dari Provokasi.

Gus Azka menambahkan, Tugas Ormas/tokoh masyarakat itu mengawasi, Mengotrol dan mengawal jangan sampai dalam berinvestasi di Trenggalek PT. SMN melakukan pelanggaran dan penyimpangan yang akhirnya menimbulkan kerugian dalam masyarakat.

“Tapi inikan belum apa-apa bahkan belum terjadi apa-apa, tiba-tiba muncul gerakan Penolakan, ini akhirnya menjadi polemik di masyarakat Yang menjadi bola liar yang tidak bisa dipertanggungjawabkan”,Tutupnya (AG)

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!