Mulyadi, ST. Tegaskan 430 Aset Hilang Karena Dugaan Praktek Korupsi.

Mulyadi, ST. Tegaskan 430 Aset Hilang Karena Dugaan Praktek Korupsi.

Spread the love

 

TULUNGAGUNG, JPnews- Ketua mercu sosial impact, sebuah lembaga yang konsisten Menyuarakan tentang praktek anti rasuah,terkait hilangnya 430 item aset di Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menjadi sorotan dikalangan masyarakat.menjadi perhatian tersendiri Selain nilai yang fantastic, Raibnya aset ini dinilai Ada unsur kesengajakan.

Sekertaris Dinas Pendidikan Tulungagung, Saifudin Zuhri saat dikonfirmasi awak media mengatakan, Bahwa tanggungjawab terkait hilangnya sebanyak 430 item aset Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung ini sepenuhnya ada pada pihak Dinas.

Namun , hingga saat ini aset tersebut masih belum ditemukan dan masih menjadi misteri keberadaannya.sedang singkronisasi data telah dilakukan, sebagai pembanding data hasil temuan atas konfirmasi.

“Terkait yang bertanggungjawab hilangnya 430 item aset tersebut tentunya ya…pihak Dinas Pendidikan mas”, jelasnya dengan Nada innoncent( serasa Tak berdosa)

Ia juga mengakui bahwa proses pencarian aset yang hilang tersebut sangat sulit, mengingat tidak ada petunjuk yang jelas terkait keberadaannya dan pencarian aset tersebut masih membutuhkan waktu yang cukup lama.

“Kami akan mencari aset tersebut, akan tetapi kami membutuhkan waktu yang cukup lama”, jawab Pria yang biasa di panggil udin ini dengan enteng.

Adapun asset di Dinas Pendidikan Tulungagung antara lain : Kursi sekolah, Mesin ketik, Alat music, Alat peraga, Alat bengkel, Meja kerja, Alat pengolah hasil pertanian, Proyektor, Alat kantor RT (BOS), Instlasi listrik, Komputer, Laptop, Note book, Lemari perpustakaan, Pembelian rak, Papan nama besi, Papan nama pengumuman, Pengadaan peralatan, Pembelian papan data, Peralatan Pramuka, Pemadam kebakaran. Alat – alat bangunan, Teralis jendela perpustakaan, Pintu kamar mandi, dan lain – lainnya.

Sementara itu, Ketua Mercu Sosial Impact Mulyadi ST. Ketika ditemui disela kesibukannya, menegaskan bahwa 430 item aset tersebut hilang diduga kuat adanya praktik korupsi.

“Aset-aset tersebut raib entah kemana dan hal ini diduga kuat terkait dengan adanya praktik dugaan korupsi di internal Dinas Pendidikan”, jelasnya , sabtu(07/10/23).

Menurutnya, kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Tulungagung tentunya menjadi catatan buruk bagi kinerja pemerintah daerah.

“Masyarakat Tulungagung berharap untuk ada tindakan tegas dan transparansi dalam mengungkap kasus ini, sehingga dugaan kasus korupsi ini tidak terus merajalela di lingkungan pemerintahan daerah”, tegasnya.

Meski begitu, Mulyadi bertekad untuk mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas pelaku korupsi yang merugikan keuangan negara.

“Saya akan mengawal terus kasus dugaan korupsi ini, dan saya minta Aparat Penegak Hukum (APH) di Jawa Timur segera mengusut tuntas terkait kasus dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Tulungagung”, tegasnya.(Hur)

Tinggalkan Balasan

All Rights Reserved 2023.
Proudly powered by WordPress | Theme: Refined News by Candid Themes.
error: Content is protected !!